Pages

"Kantong ketawa anda memang suatu anugrah paling indah yang tuhan pernah kasih, hendaknya digunakan sebaik baiknya, dan jangan berlebihan sebelum sindrom tuna ketawa menggerogoti hidup anda"

Senin, 11 Agustus 2014

Sore di Kampung Nelayan



Tali tambang yang terdiri dari lipatan berbuku-buku itu dilempar ke daratan, menghasilkan suara seperti batang pisang yang jatuh di tanah lembab. "Gedebuk", benar-benar seperti itu. Suara-suara mereka begitu parau, melompatkan seruan-seruan kotornya, sambil menghembuskan nafas tembakau. Mulutnya memang tak pernah bisa lepas dari tembakau, asapnya bercampur dengan udara amis dan kasar, atmosfer kasar begitu kental memang. Tak bisa lah, berseru tak kencang, memang sudah tradisi. Berseru kencang dan kotor menyatu dengan persaudaraan yang kental nan syahdu.

Kembala-kembala begitu kering kerontang, sapi-sapi sulit mengganyang rumput, tak doyan ikan. Bisa-bisa mati karena kebanyakan mengganyang sampah. Sampah-sampah yang memampatkan aliran sungai, membentuk koloni sepanjang aliran sungai, menjadikan bakteri Escherichia coli tumbuh subur menggerogoti jajahannya. Ditambah lalat-lalat hijau yang beterbangan seperti pawai kampanya pilpres kemaren yang girang dan gila.